Bawang putih lebih dikenal untuk mengatasi tekanan darah tinggi.
Peneliti menemukan mengonsumsi bawang putih bisa berfungsi membersihkan
arteri atau pembuluh darah.
Bawang putih bisa memperlambat
perkembangan aterosklerosis, yaitu suatu kondisi yang bisa menyebabkan
plak dan berbahaya bagi pembuluh darah.
National Center for
Complementary and Alternative Medicine (NCCAM) menuturkan sejak ribuan
tahun lalu masyarakat sudah memiliki kebiasaan mengonsumsi bawang putih
karena dipercaya bisa menjadi obat.
Berdasarkan laporan dari
University of Maryland Medical Center diketahui bahwa bawang putih
memiliki kemampuan untuk menghancurkan plak yang terdapat di dalam
dinding pembuluh darah, seperti dikutip dari Livestrong, Rabu
(23/2/2011).
Beberapa studi yang dilakukan terhadap pasien
aterosklerosis menunjukkan jumlah plak yang menurun ketika pasien
diminta untuk mengonsumsi bawang putih dalam bentuk suplemen. Meski
demikian diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui dengan
pasti bagaimana cara bawang putih menghancurkan plak.
Studi lain
juga menemukan konsumsi bawang putih bisa membantu menurunkan kadar
kolesterol darah total dan juga kadar kolesterol jahat (LDL), sekaligus
meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) sehingga mengurangi risiko plak
menumpuk di arteri.
Selain itu, hasil penelitian yang dilakukan
oleh Linus Pauling Institute menuturkan bahwa bawang putih juga memiliki
kemampuan untuk mencegah pembekuan darah di arteri serta mengurangi
jumlah trombosit dalam darah yang bergumpal.
Sedangkan bawang
putih yang dikonsumsi dalam bentuk bubuk atau minyak tampaknya juga
efektif untuk mencegah penggumpalan darah di arteri yang bisa
menyebabkan serangan jantung atau stroke.
Bila seseorang ingin
mengonsumsi bawang putih untuk membersihkan arteri, UMMC menyarankan
untuk konsumsi 2-4 siung bawang putih segar setiap harinya, atau bisa
juga bawang putih tersebut dicampurkan dalam makanan.



10.15
Posted in: