VIVAnews - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan dalam empat tahun mendatang Provinsi Papua dan Papua Barat akan dibangun proyek ekonomi khusus. Dua kawasan ekonomi khusus ini akan dibangun di Papua dan satu di Papua Barat.
"Tujuannya agar lebih banyak lagi barang dan jasa yang dibangun di Papua," kata Presiden SBY di Bandara Rendani, Papua Barat, Jumat 15 Oktober 2010.
Presiden SBY menjelaskan, dengan dibangunnya kawasan ekonomi khusus itu, rakyat Papua dan Papua Barat tidak perlu mendatangkan lagi kebutuhan dari luar. "Kita ingin sebagian kebutuhan rakyat bisa diproduksi di dua provinsi ini," ujarnya. Kawasan ekonomi khusus ini nantinya akan didukung oleh pembangkit listrik tenaga hidro.
Menurut SBY, di Papua Barat, diharapkan dapat dibangun seperti pabrik semen, peternakan sapi, dan perkebunan kedelai. "Sehingga bisa menyumbang kedelai dan daging sapi. Dan semua itu kita harapkan bisa terwujud dalam empat tahun ini," ujarnya.
Selain itu, Presiden juga meminta kepada Gubernur Papua dan Papua Barat untuk mengevaluasi mengenai Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2007 tentang Percepatan Pembangunan Provinsi Papua dan Provinsi Papua barat.
"Sasarannya kini adalah untuk kecukupan pangan, kesehatan, infrastruktur dasar, dan hal-hal yang berkaitan dengan pemerintahan daerah. Tentu saya harapkan berlanjut lebih efektif," ujarnya.(ywn)



15.34
Posted in: