By.Achmad Reza Fahlevi-----
Dalam kehidupan kita,banyak sekali peristiwa-pristiwa yang sangat menyedihkan kita.Orang saling menipu,orang saling menembak,orang saling menjatuhkan,orang saling menghina satu dengan yang lainnya.Yang menang sudah pasti orang yang memilki akses untuk menang secara realitas dan akal.
Dalam skala sosial ,mungkin zalim/kaum yang menyakiti itu melekat kepada yang punya kekuatan,yang punya kekuasaan dalam tata sosial atau kaum borjuis,dan orang yang mazlum/yang terzalimi /kaum yang di sakiti adalah orang-orang kelas proletar,kaum du’afa dan kaum miskin yang tidak memiliki harta,apalagi kekuasaan.
Nah..membantu orang yang di zalimi/yang di sakiti adalah suatu keharusan.Dan membatu orang yang zalim juga harus di lakukan.kenapa? Menolong orang yang berbuat zalim adalah dengan menasihatinya ,menunjukan jalan yang baik dan jalan yang benar,mengembalikan dia kepada yang seharusnya. Menasehati kaum zalim inipun ada kerangkanya,kerangkanya yaitu kasih sayang,karena mereka juga ikhwan kita yang sedang tersesat,kerangka menasehatinyapun tidak boleh untuk menjatuhkan .sesuai dengan “Menasehati dalam kebenaran dan kesabaran”.Kewajiban kita saling mengingatkan,dan kewajiban kita saling membantu.ini adalah kepedulian sosial yang bernilai amalan sholehah.yaitu,pejabat-pejabat,selebritis-selebritis yang salah jalan harus di kembalikan kepada asalnya manusia yaitu manusia pada dasarnya tidak memilki apa-apa di dunia ini,semua di alam semesta ini adalah milik Allah swt.”lillahi robbil ‘alamiiin”



06.22

Posted in: